Angin berhembus dengan tenangnya
suara musik dari mesin musik mengalun
terdengar suara sang penyiar yang kukenal
ternyata dia adalah temanku
Riuh rendah teriakan dan gosip-gosip sudah berterbangan
diantara para tetangga
matahari mengeluarkan sinar lembutnya
hangat dan nyaman
Senyum-senyum para penikmat pagi
lama tak terlihat dipandanganku
kehidupan malam menyedot semua suasana ini
hilang sudah rasa pagi yang ingin kutemui
Sepinya malam berbeda dengan ramainya pagi
bagaikan kutub utara dan kutub selatan
Deringan teleponku membangunkanku
Ternyata hanya ada teman yang mo pamer pulsanya
Indahnya pagi
begitu nikmat dan langka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar